Container Icon

Book Review




Judul            : Loper Koran Cilik
Pengarang    : M. Arman A. Z.
Penerbit       : Gema Insani
Halaman       : 119 halaman



Loper Koran Cilik
          Pada pembahasan sebelumnya telah membahas mengenai novel bagi orang dewasa, sekarang ini novel bagi anak-anak. bukannya ketagihan dengan novel, tapi biar ada variasi. Kalau dalam dunia ilmu sosiologi biar tidak ada kesenjangan tingkatan antara orang dewasa dan anak-anak. . .he he he ( asal banget yaa ). J novel ini membahas beberapa bab dimana isinya memiliki banyak pelajaran yang dapat diambil oleh pembaca. Belajar dari kehidupan yang dijalani oleh Toha dan keluarganya. Belajar hidup sederhana, berbakti kepada orang tua, rajin belajar, hidup sabar,tabah dan pantang menyerah, penuh tanggung jawab serta penyayang kepada saudara ataupun teman.
Dunia anak-anak merupakan dunia yang sangat menyenangkan, sangat berkesan dan suatu masa yang tak terlupakan. Dimana saat dimanja oleh orang tua, kehangatan saat bersama orang tua dan saudara sangat terasa, saatnya belajar sesuatu yang sebelumnya belum pernah dilakukan, saat dimana hanya memikirkan belajar dan bermain saja. Namun semua itu hanya di dinikmati Toha dan saudaranya, Pian serta Narti dalam waktu yang singkat. Karena sosok seorang ayah yang mereka sayangi, teladani dan menjadi tulang punggung keluarga telah pergi tuk selamanya ketika Toha duduk dikelas 5 SD. Menurut keterangan dokter ayah Toha meninggal karena serangan jantung. Memang semasa hidupnya ayah seorang perokok berat, setiap harinya bisa habis sampai 5 bungkus rokok, disamping perokok ayah juga suka minum kopi dan jarang minum air putih. Karena itulah Toha berjanji semasa hidupnya Ia tak akan pernah mengenal yang namanya rokok. Mereka hidup dengan kasih sayang seorang ibu. Hari-hari mereka di dilalui dengan sulit setelah ayah tiada, ibu harus bekerja menjadi tukang cuci dan jahit, dan Toha pun kerja sambilan menjadi loper koran. Semua itu harus Toha lakukan, karena Ia tak sanggup melihat ibunya banting tulang mencari uang untuk biaya hidup serta menyekolahkan Ia dan kedua adiknya. Walaupun Toha bekerja sebagai loper koran tapi Ia tak pernah mengorbankan sekolahnya. Karena bagi Toha sekolah nomor satu.
Setiap pagi Toha berangkat sekolah setelah shalat subuh, jam 5 pagi Ia sudah berangkat. Hal ini Ia lakukan setiap hari, karena Toha sebelum berangkat sekolah harus mengantarkan koran ke langganannya terlebih dahulu, itulah sebabnya Ia berangkat lebih awal dari teman-temannya. Toha bekerja di tempat Pak Madi, beliau adalah sahabat almarhum ayah Toha dan merupakan agen koran yang cukup terkenal. Toha dikenal ramah, dan jujur dimata para pelanggannya, tak jarang Toha di introgasi soal pekerjaannya tersebut. Karena memang Toha masih belum cukup umur untuk bekarja, orang-orang ingin mengetahui kenapa Toha bekerja, apa tidak sekolah, terus bagaimana dengan orang tuanya.??. Ketika ditanya seperti itu, Toha pun bingung harus menjawab apa, tapi Ia menjawab apa adanya. Oleh karena itu Ia tak jarang mendapat uang upah dari para pelanggannya. Oleh Toha uang hasil pemberian pelanggannya dikasih ke Pak Madi, tapi Pak Madi menolaknya. Akhirnya oleh Toha uangnya di tabung dan setengahnya Ia kasih ke ibunya.
Walaupun keadaan Toha dan keluarganya serba kekurangan, tapi mereka tetap bersyukur, tak putus asa dan selalu meminta pertolongan kepada Allah.  Sampai pada suatu hari ada seorang pelanggan koran Toha yang merasa iba, bangga dan merasa prihatin terhadap apa yang dijalani Toha, beliau bernama bapak Waluya. Pak Waluya merupakan seorang pengusaha yang kaya raya. Oleh pak Waluya Toha berserta ke dua adiknya Pian dan Narti diangkat menjadi anak asuhnya. Anak asuh dalam artian semua biaya pendidikan ketiganya ditanggung oleh Pak Waluya. Mereka di beri kemsempatan  untuk bersekolah sampai Sekolah Manengah Atas. Ibu, Toha, Pian dan Narti menyambut kebaikan Pak Waluya tersebut. Dan Toha bersekolah tak lagi harus bekerja sebagai loper koran, dan ibu tak harus lagi bekerja keras mencari uang untuk biaya sekolah anak-anaknya. Akhirnya do’a mereka semua selama ini  didengar dan dikabulkan oleh Allah.
Adapun kelabihan dan kekurangan yang ada dalam novel anak ini. Seperti yang telah di sebutkan pada awal pembahasan bahwa belajar dari kehidupan yang dijalani oleh Toha dan keluarganya. Belajar hidup sederhana, berbakti kepada orang tua, rajin belajar, hidup sabar,tabah dan pantang menyerah, penuh tanggung jawab serta penyayang kepada saudara ataupun teman. Selain itu ada pelajaran tersendiri dari meninggalnya ayah Toha. Memang kematian merupakan salah satu rahasia Allah, yang tak seorang pun mengetahuinya. Tapi dari peristiwa yang dialami ayah Toha, ada pelajaran yang dapat diambil yaitu ayah Toha meninggal karena serangan jantung, dimana disebabkan karena ayah Toha pecandu rokok. Jadi dapat disimpulkan bahwa rokok pada hakikatnya tidak baik buat kesehatan.
Sedangkan kekurangan dalam novel ini yaitu tidak adanya kata pengantar baik kata pengantar dari buku, penerbit ataupun dari pengarang novel tersebut. Karena tidak seperti umunya, biasanya buku, novel dan sejenisnya pada halaman awal tertera kata pengantar. Bagi pembaca kata pengantar merupakan hal yang penting, karena melalui pengantar pembaca sedikitnya bisa mengetahui isi ringkas dari novel tersebut. Adapun kata pengantar penerbit juga dianggap perlu, karena dengan itu pembaca dapat mengetahui maksud dari penerbit menerbitkan novel tersebut. Ataupun berisi mengenai sejarah dari penerbit. Sedangkan kata pengantar buku, hal ini juga tak kalah pentingnya dari kata pengantar lainnya (kata pengantar buku dan kata pengantar penerbit). Dalam ilmu pendidikan pemakai pada anak (dunia perpustakaan), , memperkenalkan pengarang kepada anak-anak merupakan hal yang penting. Karena dengan anak mengetahui siapa pengarang dari buku yang mereka baca dapat memberikan image positif kepada pengarang dan menumbuhkan rasa kedekatan dan menghargai buku yang mereka baca ketika anak-anak mengenal siapa yang mengarang buku yang telah dibacanya. (Ari Dyah)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Book Review


Judul buku  : Sang Jurnalis
Pengarang   : Heru Prasetyo
Halaman      : 166 halaman





Sang Jurnalis

Sedikit melenceng dari pembahasan sebelumnya yang mengangkat mengenai buku-buku keagamaan, sejarah. Sekarang beralih membahas mengenai buku yang dapat dibilang sedikit menyerupai novel. Bisa dibilang novel fiktif, yaitu novel yang ditulis oleh seorang wartawan . . . .
Sesuai judul “Sang Jurnalis” novel ini bercerita mengenai kehidupan seorang jurnalis “BERITA”. Mulai dari kehidupan kesehariannya, kehidupan di kantor dan dunia luar dimana jurnalis mendapatkan informasi baru untuk mengisi lembaran surat kabar yang diterbitkan. Dalam buku ini sang jurnalis di perankan oleh tokoh yang bernama ..”Yudi”...dimana Yudi ini memiliki sifat investigatif yang berbeda dengan jurnalis pada umumnya. Sebagai seorang jurnalis Yudi memiliki sifat yang sensitif terhadap kasus-kasus yang ia ketahui. Sebagai contoh dalam bagian ke-5 hal. 43, menanggapi kasus Lurah Wignyo yang suka merampas atau mengalihkan akta tanah pada saat ia menjabat menjadi kepala desa, praktik jurnalis investigatif ia lakukan. Yudi tak kunjung puas hanya dengan mendeskripsikan ketepatan, penjelasan atau pengembangan pemberitaan tetapi juga lebih menganalisis berbagai data yang layak dilaporkan.
Menurut penulis buku “Sang Jurnalis” , cerita yang di paparkan merupakan cerita fiktif yang terinspirasi dari kasus Udin. Akan tetapi tokoh jurnalis yang di paparkan memberikan keteladanan dan pelajaran yang sangat berharga bagi semua orang yang berasal dari berbagai profesi. Karena di tengah godaan duniawi yang begitu dahsyat dan disisi lain pengahasilan yang di dapat dari profesinya sebagai jurnalis hanya bisa menutupi 2/3 dari kebutuhan rumah tangganya, tetapi Yudi tetap bertahan dengan idealismenya, peduli dengan masyarakat yang membutuhkan bantuannya.
Buku ini terdiri dari 16 bab, dimana masing-masing bab membahas mengenai kehidupan yang di jalani oleh Yudi. Hampir saja lupa, . . .hehe. .  .memperkenalkan Yudi dan keluarganya,. Yudi yang lengkapnya Wahyudi ini mempunyai 1 orang istri yang bernama Martini, dan 2 anak yaitu Dita dan Adit. Wahyudi atau biasa di sapa dengan Yudi bekerja sebagai jurnalis surat kabar BERITA, sejak berumur 25 tahun. Oleh masyarakat dimana Yudi tinggal, ia sering ditanya hal-hal yang aneh, karena masyarakat menganggap profesi sebagai jurnalis merupakan profesi yang luar biasa, hebat. Karena sering bertemu dengan  pejabat, orang-orang penting, para menteri atau bahkan presiden sekalipun. Padahal gak mezti kan . . . hehe. Selain itu juga masyarakat menganggap bahwa jurnalis mempunyai gaji yang besar. Padahal tadi sudah disebutkan gaji sebagai jurnalis Yudi hanya 750 ribu 1 bulan dan itu bisa memenuhi kebutuhan rumahtangganya 2/3 saja. Sehubungan hal itu istri Yudi juga membuka warung sembako untuk membantu perekonomian keluarga. Dalam cerita jurnalis suka di beri uang lelah oleh sumber yang berkaitan yang digunakan sebagai uang suap (secara kasarnya) yang diberikan kepada jurnalis agar tidak menerbitkan informasi yang berangkutan. Seperti yang dilakukan oleh pak Iwan yang menggelapkan uang kantor BERITA, dan menginginkan agar Yudi tidak menerbitkan berita tersebut, Yudi di beri uang suap, tetapi ia kembalikan. Padahal saat itu Yudi masih membutuhkan uang untuk memebuhi kebutuhan keluarganya. Itulah Yudi, seorang jurnalis yang tidak pernah menerima uang suap atau biasa dikenal sebagai uang lelah. Ia pun jujur dalam membuat berita, sesuai dengan aslinya, apa adanya tanpa mengurangi atau menambahi berita tersebut.
Di setiap Yudi mengikuti acara yang nantinya pasti ada sesi pemberian uang lelah, Yudi lebih memilih keluar, misalnya ijin ke kamar mandi, ataupun jika terpaksa menerimanya, ia akan mengembalikan uang tersebut di luar acara, hal ini dilakukan agar tidak menyinggung teman lainnya yang menerima uang lelah tersebut. Karena Yudi dianggap Investigatif, jujur dan membuat berita sesuai kenyataan, tidak mau disuap, banyak orang yang tidak suka dengan Yudi. Sehubungan dengan itu Yudi sering mendapat terror dari orang yang tidak ia kenall, . . . misalnya seperti surat kaleng, penelpon gelap dan lain sebagainya. Sebagai seorang istri, Martini khawatir dengan hal itu, tapi ia tak tega jika menyuruh suaminya untuk berhenti bekerja dari dunia jurnalis. Karena Martini tahu banhwa suaminya sangat menyukai dunia jurnalistik. Dia hanya bisa mendoakan agar suaminya selalu di beri keselamatan.
Seperti biasanya hari-hari Yudi diisi dengan mencari berita yang ada di sekitar daerahnya. Sebagai seorang jurnalis Yudi selalu tanggap terhadap berita-berita yang terjadi. Tak jarang ia diajak oleh anggota polisi untuk melakukan penggrebekan, misalnya penggrebekan area perjudian di daerah wisata atau yang lainnya. Terkadang ia juga rela bangun tengah malam guna mengikuti berita mengenai maling ayam. Pernah Yudi berkelahi dengan maling ayam yang saat itu tertangkap. Diantara warga tidak ada yang berani membekuk pencuri itu sebab ia membawa senjata, samurai. Tetapi Yudi berhasil menangkap pencuri tersebut dengan tangan kosong. Sebab Yudi sejak SMA , ia belajar ilmu bela diri.
Disela-sela kesibukannya sebagai jurnalis tak setiap hari ia pergi untuk melakukan reportase. Terkadang saat tidak ada bahan berita, ia membantu istrinya dirumah sekedar melayani pembeli, sedangkan istrinya mengerjakan pekerjaan rumah, ataupun sebaliknya. Di sore hari ia habiskan dengan berkumpul, bercengkrama dengan istri dan kedua anaknya. Dengan keluarganya lah Yudi bisa menghilangkan penat, beban pekerjaanya. Setiap ada masalah Yudi selalu cerita kepada Martini istrinya. Dengan cerita ia bisa lega, dan beban yang ia tanggung sedikit berkurang.
Tapi suatu saat Yudi tak berani bercerita kepada istrinya hal masalah yang ia hadapi. Masalah ini berkaitan dengan berita yang ia terbitkan merupakan berita tidak benar atau tidak terjadi. Ini merupakan kecerobohan Yudi yang mempercayai berita tersebut tanpa mengklarifikasi dengan nara sumber. Ceritanya begini. . . .
Saat itu waktu Yudi mau pulang, tiba-tiba ia dipanggil oleh office boy, , ,”mas Yudi ada telepon”. Tak lama Yudi pun mengangkat telfon tersebut, ketika ia menanyakan siapakah orang yang menelfonnya, orang itu menjawab Imam. Imam adalah teman seprofesi Yudi, biasanya mereka melakukan reportase bersama dilapangan. Penelfon memberikan berita manarik mengenai perselingkuhan Lurah dimana Imam tinggal. Karena berita tersebut dianggap menarik. Ia langsung menggarap informasi dari penelfon. Tanpa mengklarifikasi kebenarannya terlebih dahulu. Oleh redaksi Yudi pun beritanya di masukkan di kolom surat kabar BERITA. Kesesokan harinya ia pergi ke kantor pemerintahan, ia pun bertemu dengan Imam temannya tersebut. Yudi pun menyapa dan bilang terimaksih atas informasi dan bilang   “ tumben kamu Mam malam-malam telfon saya di kantor”. Imam pun bingung dengan ucapan Yudi karena Imam tidak merasa menelfon siapapun semalam termasuk Yudi, karena semalam Imam datang keacara saudaranya yang sedang hajatan. Mendengar pernyataan dari temannya itu Yudi langsung terkejut, dan bingung lantas siapa yang menelfonnya semalam. Yudi pun menceritakan informasi apa yang ia peroleh kepada Imam. Tanpa panjang lebar ia langsung menyambar tukang koran dan melihat apakah berita yang ia tulis dimuat atau tidak. Dengan kaget dan perasaan yang tidak karuan ia langsung pergi ke redaksinya dan menjelaskan sebernarnya. Redaksi Yudi pun kaget dan bingung harus bagaimana, mereka pun memutuskan untuk menceritakan kepada atasan mereka. Direktur pun menyarankan dari pihak kantor melayangkan surat permintaan maaf kepada Lurah tersebut dan Yudi harus menjelaskan dan bertandang kerumah pak Lurah di daerah temannya , Imam. Imam dan Yudi pun langsung mengklarifikasi dan memberikan pernyataan maaf langsung ke pak Lurah. Karena kecerobohan Yudi, ia pun mendapatkan peringatan keras dari kantor. Hal seperti itu merupakan aib bagi seorang jurnalis.
Setelah kejadian itu Yudi tidak semangat dan merasa minder dengan teman seprofesinya ataupun teman kantornya. Ia merasa tidak layak menjadi seorang junalis lagi. Masalah tersebut tidak ia ceritakan kepada istrinya, karena ia tidak mau menambah beban istrinya. Hari-hari setelah kejadian tersebut Yudi menjadi sedikit berubah dalam kehidupannya. Hal ini pun dirasakan oleh Martini, ia merasa suaminya berubah sikapnya, tidak seperti sedia kala. Sampai akhirnya Martini menemukan surat disaku celana suaminya, dan surat tersebut ternyata surat peringatan keras dari kantor. Itu merupakan kali pertamanya Martini berani mengambil sesuatu dari saku celana suaminya, biasanya Martini selalu ijin. Dengan bekal surat itu dan memupuk keberanian Martini memberanikan diri untuk menanyakan surat tersebut kepada suaminya. Yudi pun kaget ketika istrinya menanyakan surat tersebut. Mungkin ini waktunya untuk menceritakan semua kepada istrinya pikir Yudi. Dia pun menceritakan dengan jelas apa yang sebenarnya terjadi, Martini tak kuasa menahan air mata ketika suaminya bercerita, ia merasakan begitu berat pengorbanan suaminya untuk menghidupi ia dan anak-anaknya.
Keesokan harinya setelah Yudi menceritakan semua kepada istrinya perasaannya menjadi lebih baik. Dia pun bekerja seperti semua, semangatnya kembali pulih seperti dahulu. Yudi memang dikenal sebagai jurnalis yang intvestigatif, jujur dan memberikan berita apa adanya. Sehingga banyak orang yang suka dengan berita-berita yang ia tulis. Namun dibalik semua itu ada opmun-opmun yang tidak suka dengan berita yang ditulis oleh Yudi, terutama orang-orang yang terlibat kasus yang beritanya di tulis oleh Yudi. Seperti berita mengenai perjudian yang dilakukan di kawasan wisata dimana salah satu pelakunya merupakan pejabat tinggi negara, pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang duda kepada siswi SMA, pengalih namaan tanah warga oleh lurah Wignyo, serta kasus penggelapan uang kantor surat kabar BERITA oleh atasan Yudi sendiri. Itulah kasus-kasus besar yang ditangani oleh Yudi yang nantinya ia tulis dalam surat kabar. Dengan kasus-kasus itulah Yudi biasa mendapatkan teror serta ancaman, karena Yudi tidak mau diajak kerjasama untuk tidak menerbitkan berita-berita tersebut, ataupun tidak menyebutkan nama, akan tetapi Yudi selalu menolaknya. Hingga akhirnya pada suatu malam rumah Yudi kedatangan tamu, dimana tamu tersebut menganiaya Yudi hingga ia tak berdaya, kepala, hidung, mulut dan anggota badan lainnya mengeluarkan darah dan ia tidak sadarkan diri. Martini yang mendengar suara ribut ruang tamu, segera keluar dan menemukan suaminya tergeletak tak berdaya. Entah siapa pelaku penganiayaan tersebut, Martini pun tidak mengetahuinya, sebab ia juga melihat dengan samar-samar. Yang tau pasti siapa pelakunya hanyalah Yudi. Setelah dibawa dan dirawat di rumah sakit, tak ada perubahan yang berarti dari Yudi, ia koma. Sebab menurut dokter pukulan pada tubuh Yudi bukan pukulan pada umumnya, luka pukulan itu sampai mengena ke tulang. Sepertinya yang melakukan ini adalah orang yang sudah terlatih, tapi tidak ada yang tahu siapa pelakunya.
Sejak Yudi terbaring di rumah sakit, keluarganya khususnya Martini dan kedua anaknya merasakan kesedihan yang amat mendalam. Martini tidak mau kehilangan suaminya, ia tak mau anak-anaknya kehilangan ayahnya. Martini dan kedua anaknya masih membutuhkan Yudi sebagai seorang suami dan ayah. Tak henti-hentinya Martini memanjatan do’a supaya suaminya di beri kesembuhan, karena sampai hari ke-7 Yudi masih koma. Para polisi dan teman-teman Yudi sedang menyelidiki penganiayaan yang dialami Yudi. Martini dan keluarga sebenarnya tidak memutuhkan pelakunya, akan tetapi yang diinginkan Yudi bisa sembuh seperti sedia kala.
Novel fiktif ini memiliki nilai lebih yang dapat di petik oleh pembaca dari semua profesi. Seperti yang sudah tertulis pada kalimat awal, yaitu untuk tetap jujur dan tidak tergoda dengan duniawi. Tetap bisa menjaga prinsipnya, walaupun kehidupannya kekurangan tidak mau menerima uang yang bukan hasil kerjanya. Selain itu dalam alur ceritanya menarik pada bab awal menceritakan Yudi di aniaya oleh tamu yang datang kerumahnya pada waktu malam hari, dimana dengan itu pembaca menjadi penasaran koq tiba-tiba dianiaya ada apa dibalik kejadian itu ? ? ? sehingga pembaca akan membaca keselurhan dari novel ini. Sedangkan kekurangannya yaitu, jika dilihat dari cover kurang menarik. Hal ini sesuai dengan pendapat saya. He he. . . sekilas ketika melihat cover tidak tahu jika itu adalah novel, pada awalnya tak kira buku panduan mengenai jurnalistik. Tetapi dengan kekurangan itu, tidak mengurangi keindahan, pelajaran yang dapat diambil dari novel ini. (ari dyah)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

book review


Judul               : Cara Pintar Mendongeng
Pengarang       : Andi Yudha Asfandiyar
Halaman         : 240 Halaman
Penerbit          : mizan


“ Cara Pintar Mendongeng”
Mendongeng atau bersecrita merupakan suatu hak yang penting bagi anak-anak, karena sebagai bekal untuk menghadapi masa depannya. Mendongeng merupakan kebiasaan dalam proses komunikasi pada pendidikan formal dan nonformal. Adapun beberapa manfaat yang diperoleh melalui metode mendongeng  antara lain, menumbuhkan rasa ingin tahu atau penasaran pada anak, merangsang imajinasi, fantsi dan kreativitasan anak, mampu melatih daya konsentrasi, menumbuhkan rasa cinta terhadapt buku serta menumbuhkan minat baca anak serta hiburan bagi anak yang menyehatkan.
Dunia anak merupakan dunia yang paling tepat untuk bermain dan bercerita. Anak-anak lebih mudah menyerap pendidikan dan pengetahuan melalui bermain dan bercerita. Dalam buku ini dijelaskan mengenai pengertian dongeng, manfaat dongeng bagi anak-anak, media yang di gunakan saat mendongeng serta  beberapa penjelasan lainnya.
Sebelum membahas lebih lanjut, kita memahami apa sich dongeng itu???
Dongeng itu didefinisikan sebagai suatu cerita, khayalan atau cerita yang mengada-ada. Sebenarnya mendongeng sudah dilakukan sejak zaman kerajaan, biasanya pendongeng di undang ke istana untuk menghibur sang raja. Selain pada masa kerajaan, mendongeng juga sudah di kenal para nenek moyang kita. Petualangannya dalam mengarungi samudra di ceritakan mereka dengan tradisi lisan secara turun temurun.
Sekarang ini trasidi lisan sudah tersingkir dengan budaya modern. Dengan adanya teknologi informasi yang memudahkan manusia untuk berkomunikasi (telepon, hp, radio, televisi dan  internet). Secara lambat laun teknologi tersebut menggeser posisi pendongeng. Namun lama kelamaan di negara maju dan berkembang kegiatan mendongeng mulai dilirik lagi. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, mendongeng sudah ada dalam bentuk digitalisasi (kaset), selain itu di perpustakaan juga sudah mulai digalakkan metode mendongeng, hal ini digunakan sebagai media agar anak-anak (khususnya) untuk mengenalkan perpustakaan sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar.

Manfaat mendongeng
a)      Mendongeng merupakan media komunikasi yang menarik bagi anak-anak, karena daya imajinasi dan kreatif anak masih sangat tinggi. Ini menurut para ahli yaaa, imajinasi dan kreativitas anak mulai meningkat pada usia 3 tahun dan puncaknya pada usia 5 tahun.
b)      Dengan dongeng daya konsentrasi anak dapat terlatih, dongeng sebagai media informasi dan komunikasi dapat melatih kemampuan anak dalam memperhatikan apa yang mereka dengar untuk beberapa waktu. Sebagai contoh biasanya anak akan merasa asik dan tidak ingin diganggu ketika sedang asyik menengarkan dongeng, membaca buku cerita maupun sedang menonton film di tv.
c)       Dongeng merupakan cara belajar yang fun (mengasyikkan)
Anak-anak mempunyai daya ekspresi yang tinggi yang dapat membuat mereka fun dan menumbuhkan rasa puas sehingga membuat merekan lebih percaya diri.
d)      Dongeng termasuk pengasah kreativitas, salah satu ekspresi anak melalui imajinasinya ditunjukkan dengan bercerita atau mendongeng.
e)      Dongeng adalah bermain, bagi anak-anak, kegiatan belajar, bermain dan bekerja mempunyai perbedaan yang sangat tipis. Dengan dongeng, anak-anak berimajinasi dan merasakan layaknya tokoh yang diceritakan dalam dongeng tersebut.
f)        Dongeng merangsang jiwa petualangan anak, anak-anak menyukai cerita dongeng yang petualangan. Dongeng yang didengar atau di baca akan mempengaruhi perilaku anak-anak. petualangan melalui cerita, buku atau film membuat suasana petualangan dalam cerita tersebut, anak-anak bawa dalam tingkah laku kesehariannya.
g)      Dongeng juga sebagai pengantar tidur anak, biasanya anak-anak sebelum tidur sangat menunggu dongeng yang akan dibawakan oleh orang tuanya. Mereka ingin mendengarkan sesuatu yang asyik. Sampai ceritanya belum selesai, terkadang anak-anak sudah tertidur.
h)      Masih banyak lagi manfaat yang di berikan dari mendongeng ini.
Adapun jenis-jenis dongeng yang dapat diberikan kepada anak-anak antara lain, dongeng tradisional merupakan dongeng yang berkaitan dengan cerita rakyat dan biasanya dilakukan secara turun temurun. Dongeng ini berfungsi sebagai penghibur lara, sebagai contoh dongeng tradisional yaitu malinkundang, jaka tingkir, sangkuriang dan lain-lain. Dongeng Futuristik (modern) biasanya bercerita tentang sesuatu yang fantastik, misalnya tokoh yang tiba-tiba menghilang. Dongeng futuristik juga biasanya bercerita tentang masa depan. Sebagai contoh bumi abad 25, star trek dan lain –lain.  Dongeng pendidikan merupakan dongeng yang diciptakan dengan misi pendidikan bagi dunia anak-anak, misalnya menggugah sikap menghormati orang tua, guru dan orang yan lebih tua. Fabel adalah dongeng tentang kehidupan binatang yang digambarkan bisa bicara seperti manusia, misalnya dongeng kancil, elinci dan kura-kura dan lain sebagainya. Dongeng sejarah biasanya terkait dengan suatu peristiwa sejarah. Biasanya banyak bertema kepahlawanan. Misalnya kisah Rasulullah dan para sahabatnya, sejarah perjuangan indonesia, sejarah tokoh-tokoh pahlawan dan sebagainya. Untuk selanjutnya yaitu  dongeng terapi biasanya diperuntukkan bagi anak-anak korban bencana atau anak-anak yang sedang sakit. Dongeng terapi adalah dongeng yang bisa membuat rileks saraf-saraf otak dan membuat hati tenang.
Cerita membentuk karakter anak
Sebelum memulai untuk mendongeng sebaiknya pendongeng terlebih dahulu mengenali dahulu siapa yang akan didongengi. Secara umum karakter anak-anak itu sama. Anak-anak suka bermain, rasa ingin tahunya tinggi. Ada karakter anak yang suka banyak gerak, ada yang daim saja, ada yang suka bertetiak-teriak ataupun ada yang senang membuat gambar. Ketika bercerita, kita harus tahu karakter masing-masing anak. misalnya anak yang suka di bentak atau dimarahi di sekolah, dia akan terbentuk menjadi anak yang pendiam atau ngelunjak. Oleh karena itu sebaiknya pendongeng sebaiknya mengenali karakter anak-anak, sehingga pendongeng bisa membuat dongengannya menjadi lebih bermakna. Selain mengenal karakter anak, pendongeng juga harus mengetahui siapa anak yang akan didongengi. Untuk masing-masing tingkat anak jenis dongeng yang dibawakan pendongeng harus berbeda. Misalnya untuk anak playgroup dan tk, pendongeng harus benar-benar tahu kondisi anak. biasanya anak playgroup dan tk hanya bertahan maksimal 15 menit. Selain itu ekspresi dan suara sangat berpengaruh, anak-anak lebih senang jika mendongeng diikuti dengan  ekspresi gerak. Namun jika jumlah anak banyak pendongeng harus mengeluarkan suara ekstra atau bisa menggunakan sound system yang bagus. Biasanya anak tk dan playgroup masih berfikir yang sederhana dan cerita yang diberikan pun harus sesuatu yang mudah dicerna. Tokoh yang diceritakan pun harus yang mudah diingat, tokoh paling banyak digunakan 4 karakter, sehingga mudah membedakan mana tokoh yang jahat dan mana tokoh yang baik. Misalnya satu tokoh yang baik, satu tokoh jahat, satu tokoh tukang bohong dan satu yang pemalas.
Jika mendongeng dengan anak sekolah dasar (SD), cerita yang dibawakan pendongeng pun berbeda. Untuk usia anak SD, harus memperbanyak tokoh. Waktunya pun juga bisa lebih lama dan tema yang dibawakan bisa lebih berat dari anak playgroup dan tk. Anak usia SD sudah mulai bisa diajak berfikir karena mereka sudah bisa mengidentifikasi tokoh. Untuk anak SD pendongeng bisa juga membawa peraga, misalnya membawa ular atau sesuatu yang dianggap asing, hidup dan bergerak. Karena hal itu akan membuat anak senang dan berkonsentrasi di awal dongeng.
Dongeng biasanya banyak dilakukan kepada anak-anak. jadi dalam pemilihan cerita dongengannya harus yang baik. Misalnya tema yang diberikan harus berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Ceritanya harus mempunyai alur yang jelas, sederhana tetapi mudah ditangkap oleh anak. Dalam memilih materi harus sesuai dengan kondisi pendengar dan umur.
Dongeng juga bisa dilakukan oleh guru saat seusai liburan sekolah, pada hari hari pertama masuk anak disuruh bercerita mengenai liburan yang mereka lakukan. Biasanya anak-anak berlibur diisi dengan berpergian dengan orang tuanya, teman, atau di rumah tetapi membantu orang tua atau bermain dengan teman-temannya. Hal itu bisa dijadikan bahan dongengan anak-anak kepada teman-temannya. Cara ini juga bisa melatih keberanian anak untuk bercerita di depan teman-temannya.
Acara yang bisa dilakukan untuk mendongeng
Ada banyak moment yang digunakan untuk mendongeng, misalnya
Acara ulang tahun
Dalam acara ulang tahun pendongeng sebaiknya untuk memulai, dimulai dengan sesi memperkenalkan diri, membahas sedikit mengenai anak yang ulang tahun, memberikan doa untuk dia, mengajak teman-temannya mendoakan walaupun nantinya ada sesi khusus untuk berdoa. Selanjutnya pendongeng juga harus menjelaskan sedikit mengenai ulang tahun. Pendongeng juga harus menyampaikan betapa gembiranya dia bertemu anak-anak dan mengucapkan terimakasih kepada mereka. Untuk jenis dongeng yang disampaikan juga harusnya tema yang disampaikan yaitu cerita yang lucu dan memotivasi, kepahlawanan, pantang menyerah, dan setia kawan. Misalnya, dengan tebak-tebakan.
Peringatan 17 Agustus
Cerita yang diberikan pada saat peringatan 17 Agustus yaitu cerita yang berkaitan yang tujuh belasan tetapi dikemas secara keren. Misalnya cerita pahlawan atau peperangan yang dikemas dalam bentuk fabel. Contohnya cerita tentang kegembiraan penghuni hutan yang merayakan kemenangan karena kampungnya sudah tidak diobrak abrik oleh srigala lagi. Pada prinsipnya cerita pada tujuh belasan bertujuan untuk memancing semangat keberanian dan semangat rasa syukur dengan apa yang ada.
Kepada Anak Yatim
 Untuk cerita kepada anak yatim, ada dua cerita yang dapat disampaikan yaitu cerita yang membuat anak banyak teman dan cerita yang membuat gembira.

Kepada anak Tunanetra
Untuk anak tunanetra hanya menginginkan untuk mendengarkan cerita saja. Oleh karena itu, vokal, intonasi dan suara harus jelas.
Kepada anak yang sedang sakit dan kepada korban bencana alam
Untuk anak yang sakit atau anak yang terkena bencana alam. Cerita yang dibawakan harus menarik, membuat gembira, menumbuhkan rasa syukur yang diakhiri happy ending.
Media untuk mendongeng
Untuk bercerita berpakaian yang sederhana, rapi dan bersih. Ataupun kita bisa mengenakan pakaian yang sesuai dengan tema yang akan dibawakan..selain pakaian yang sesuai alangkah baiknya menggunakan media yang mendukung. Misalnya dengan menggunakan boneka atau gambar-gambar yang menarik. Sebagai contoh menggunakan buku, boneka tangan, boneka utuh, kain, kantong kresek, wayang, gerak jari-jari tangan, dan lain sebagainya. Ekspresi wajah juga mempengaruhi cerita yang kita bawakan. Sebaikknya pendongeng menyertakan ekspresi wajah yang sesuai dengan cerita.
Buku ini bagus digunakan para guru, orang tua sebagai penunjuk bagaimana melakukan mendongeng kepada anak-anaknya. Dalam buku ini juga di lengkapi dengan cara-cara praktis dan mudah bagaimana mendongeng dengan baik yang dilengkapi dengan gambar. Tak lupa juga di lengkapi dengan suara, gerak badan, dan contoh dongeng. Sehingga buku ini efektif dan praktis dapat membantu pendongeng orang tua ataupun guru dalam mendongeng. Untuk kelemahan dari buku ini yaitu sebaikknya buku ini diikuti dengan cd interaktif yang berisi contoh dongeng- dongeng atau cara mendongeng yang dilakukan oleh penulis. Sehingga dengan hal itu membuat gambaran yang lebih jelas kepada penonton. Tetapi kekurangan ini tidak membuat nilai buku ini berkurang. Tetapi hal ini dijadikan sebagai masukan saja, untuk memperjelas para pembaca.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

numpang bisnis

AVAIL
(Always Very Action In Life)
Rahasia Perempuan
Menstruasi (haid) merupakan proses yang dialami tubuh perempuan dalam mempersiapkan diri untuk kegiatan produktivitas selanjutnya. Pada saat menstruasi setiap perempuan akan mengalami ketidaknyamanan fisik (sakit pada sendi-sendi, gatal-gatal, pusing dan mual, nyeri pada bagian pinggang dll) atau kadang kalau menstruasi tidak tidak teratur, masalah tersebut banyak dialami perempuan masa kini.
Banyak sekali perempuan yang mengalami masalah pada kemahkotanya, seperti keputihan, kekuningan, bau tidak sedap, merasa gerah, inveksi vagina, dan infeksi kandung kemih. Masalah tersebut dapat mempengaruhi kesuburan perempuan. Perempuan saat ini juga sering terkena penyakit yang ganas seperti, kanker rahim, kanker payudara, kista dan myom. Akibat dari penyakit tersebut banyak perempuan yang masih muda, rahimnya sudah diangkat, sehingga tidak bisa memperoleh keturunan. Apakah masalah tersebut terjadi pada diri anda?
Penting !!!
Perempuan di Indonesia setiap harinya 40-45 terdiagnosis kanker serviks dan 20-25 diantaranya meninggal karena penyakit tersebut. (www.kankerserviks.com tanggal 10 januari 2011). Sebanyak 52 juta dari sekitar 115 juta perempuan Indonesia beresiko terkena kanker rahim (serviks) karena berbahai alasan. (dr. Djemi, SpoG dalam seminar “ Deteksi Dini Kanker Rahim dan Payudara pada Wanita” di Palu, maret 2007 (Kutipan harian Analisa, Minggu 25 Maret 2007). Jika seorang perempuan usia 20 tahun telah terjangkit infeksi vagina, maka sedikitnya 6 tahun waktu hidupnya akan dihabiskan hanya untuk proses pengobatan dan perawatan infeksi. Pada saat ini banyak wanita dalam masa usia subur, telah siangkat rahimnya sehingga tidak dapat memiliki keturunan. Salah satu penyebab perempuan terjangkit infeksi vagina disebabkan oleh pakaian pembalut yang berkualitas. Kebanyakan produsen pembalut wanita menggunakan bahan-bahan kimia yang berbahaya terhadap penggunanya, yang dapat mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit yang berkaitan dengan sistem reproduksi wanita.
Bahan Pembalut Biasa 
kertas bekas
















zat Dioxin












pembalut wanita merupakan produk sekali pakai. Karena itulah para produsen mendaur ulang bahan baku kertas bekas dan serbuk kayu, dan menjadikannya bahan dasar untuk menghemat biaya produksi. Dalam proses daur ulang, banyak bahan kimia digunakan untuk proses pemutihannya, menghilangkan bau, dan proses sentralisasi kuman-kuman pada kertas bekas sebagai bahan dasar pembalut. Kertas bekas yang didaur ulang kembali dan memakai bahan kimia ini dijadikan pembalut wanita yang sering jumpai di pasaran dan dipakai para konsumen. Pembalut ini mengandung zat Dioxin yang sangat berbahaya.
Bagaimana zat dioxin bisa meresap kedalam rahim??
Apabila darah jatuh keatas permukaan pembalut wanita, zat dioxin akan dilepaskan melalui proses penguapan. Awalnya akan mengenai permukaan vagina kemudian diserap ke dalam rahim melalui saluran serviks. Kemudia masuk ke dalam uterus, lalu melalui fallopian tubes, akan berakhir di ovary.
Tampon Safety and Reaserch Act of 1999 (website: www.mum.org/hr890.htm)
Dari hasil penelitian di Amerika, zat dioxin dan serat sintetis yang ada si pembalut wanita dan produk yang mirip lainnya, beresiko tinggi terhadap kesehatan wanita, termasuk resiko terhadap hal-kal yang berhubungan dengan cervical center, endometriosis, infertilitas, toxic shock syndrome dan lainnya. Ahli internasional tentang penelitian atas kanker, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa zat dioxin dapat menyebabkan kanker.
Dioxin adalah sebuah hasil sampingan dari proses blaching (pemutih) yang digunakan pada pabrik pembalut wanita, tissue, sanitary pad, dan diaper/pampers.
BERBAHAYA !!!  
beberapa penyakit-penyakit yang disebabkan karena pembalut yang tidak berkualitas








PENYAKIT-PENYAKIT TERSEBUT BERMULA PADA MASALAH HAID DAN PEMAKAIAN PEMBALUT YANG MENGANDUNG DIOXIN.
Pada saat ini wanita lebih mengeluarkan biaya ratusan ribu rupiah setiap bulannya untuk menjaga wajahnya, rambutnya agar tetap terlihat cantik dan bersih. Tetapi mereka lupa merawat mahkotanya. APAKAH WAJAH LEBIH BERHARGA DARIPADA MAHKOTANYA???
MAHKOTA WANITA
Keharmonisan rumah tangga sangat dipengaruhi oleh mahkota wanita daripada wajah yang cantik. Salah satu faktor terjadinya keretakan rumah tangga adalah ketika suami tidak mendapatkan kepuasan saat bersama istrinya. Jika istri menjaga mahkotanya agar tetap sehat berarti sama artinya menjaga keharmonisan rumah tangganya. Mempunyai keturunan adalah dambaan bagi setiap pasangan suami istri. keturunan akan di dapat dari mahkota wanita yang sehat, bukan dari wajah yang cantik. Jika perempuan yang mempunyai wajah yang cantik tetapi mahkotanya bermasalah apakah dia berani menikah???.
APAKAH ANDA BERANI MENGAMBIL RESIKO YANG BESAR, YANG DISEBABKAN OLEH PEMAKAIAN PEMBALUT YANG TIDAK BERKUALITAS???
AVAIL FC Bio Sanitary Pad
Pembalut wanita yang diproduksi dengan menggunakan teknologi tinggi yaitu “bio teknologi” bahan baku kapas, berkualitas tinggi, dan tidak mudah tembus (mempunyai daya serap 3x lebih banyak dari pembalut biasa), mengandung 17 jenis herbal alami didalamnya yang memiliki khasiat tinggi. Produk ini telah diuji di Singapura oleh Health Sciences Authority (No Lab PH-2004-01699-001) menyatakan produk AVAIL FC BIO SANITRY PAD tidak mengandung racun di dalamnya. Telah di uji di Malaysia oleh Chem Vi Laboratory Sdn Bhd, Malaysia (Ruj.LS/0704/7788(1), menyatakan produk AVAILFC BIO SANITARY PAD tidak mengandung plumbum, arsenik, tembaga, timah, E. Coli, Salmonella (bakteri penyebab keracunan makanan) dan Staphylococcus (bakteri yang menghasilkan nanah).
Bentuk pembalut AVAIL FC BIO SANITARY PAD


























RAMUAN UTAMA AVAIL FC BIO SANITARY PAD
a.       Mai Fang Shi, mengurangi bau busuk, mencegah jangkitan virus, bakteri, dan kuman.
b.      Peppermint, membuang angin, mengurangi rasa panas dan gatal-gatal.
c.       Ming Fang, sebagai antiseptik, membersihkan darah beku dalam rahim.
d.      Bing Pian, mebgurangi tekanan, emngurangi sakit otot dan sendi.
e.       Kuai Mu You, mencegah penyakit kulit, meningkatkan sistem peredaran darah.
PERBANDINGAN Pembalut AVAIL FC Bio Sanitary Pad

PERBANDINGAN

Pembalut Biasa


Pembalut AVAIL FC BIO SANITARY PAD

Teknologi
biasa
Bio teknologi
Penghilang Bau
Tidak ada
Ada (nyaman)
Rasa
Panas selama di pakai
Sejuk, nyaman, dan tidak ada rasa gatal.
Material
Kertas bekas/ serbuk kayu
100% catton (kapas)
Nilai pH
Acid (asam)
Netral, sehingga menghindari kesensitifan kulit.
Bleaching
Mengandung zat pemutih, flurescence, dan zat dioxin yang menyebabkan kanker rahim, kanker payudara, kista, myiom dll.
Tidak ada
Kandungan/fungsi
Untuk menahan kebocoran saja.
Menahan kebocoran, antiseptik, mengandung herbal, mengatasi masalah wanita.
Polis Asuransi
Tidak ada
Ada (8 milyar)
Daya Serap
1x
3x dari pembalut biasa

KHASIAT AVAIL FC Bio Sanitary Pad
a.       Rasa sakit saat haid (senggugut)
b.      Haid tidak teratur
c.       Keputihan dan kekuningan
d.      Gatal-gatal, bau busuk, dan lembab
e.       Sakit sendi-sendi selama haid
f.        Membuang angin
g.       Membasmi kuman/bakteri
h.       Bawasir (haemorrhoid)
i.        Mencegah infeksi usus besar dan bawah usus oleh bakteri
j.        Mencegah infeksi kandung kemih dan vagina oleh bakteri
k.       Membuang gumpalan darah dalam uterus
l.        Mencegah kanker rahim dan kanker payudara
m.     Mencegah myom dan kista
n.       Meredakan rasa sakit bisulan, sakit pinggang, dan ngilu-ngilu pada badan
o.       Alat kompres anak demam
p.      Baik wanita baru melahirkan, mempercepat keluarnya darah kotor
q.      Pembalut luka, serta pembalut luka pada penyakit gula
r.        Hubungan suami istri semakin harmonis
Produk ini memiliki 3 bentuk yang  telah mendapatkan ijin dari Dinas Keswhatan, antara lain, pentiliner  (DAPKES RI AKL 11105804567) digunakan saat tidak menstruasi, sebagai terapi, pendeteksi jika seseorang tersebut mempunyai  gejala-gejala penyakit yang telah disebutkan diatas, dan lain-lain. Nigh Use (DAPKES RI AKL 11105804568) digunakan oleh wanita yang sedang mengalami nifas/setelah melahirkan, atau di gunakan oleh orang yang gemuk dan darah yang keluar banyak. Day Use (DAPKES RI AKL 11105804569), digunakan saat menstruasi. Produk ini diasuransikan Rp. 8 Milyar.
REAKSI POSITIF YSNG MUNGKIN DIRASAKAN PEMAKAI AVAIL

Gatal dan panas
Karena ada keputihan, infeksi jamur atau bakteri, AVAIL ganti tiap 4 jam.
Haid berhenti
Sistem peredaran darah tidak lancar, tetap gunakan AVAIL,ganti 4 jam, hingga haid lagi
Sakit perut
Proses pembersihan rahim kerena kista, myom, atau endometriosis, AVAIL ganti 4 jam
Timbul jerawat
Proses pengeluaran toksin dari dalam tubuh, AVAIL diganti tiap 4 jam, jerawat diolesi AVAIL basah
Demam
Kemungkinan adanya tumor atau kanker AVAIL ganti 4 jam
Lain-lain
Reaksi positif tiap individu berbeda-beda, teruskan pemakaian AVAIL di ganti 4 jam

Saran pemakaian untuk hasil optimal
a.       Awali dengan menggunakan pantiliner AVAIL 2-3 hari sebelum masa hahid, untuk terapi kesehatan ganti AVAIL setiap 3 jam. AVAIL bisa dipotong sesuai kebutuhan.
b.      Tidak boleh memakai secara berselang-seling dengan pembalut lain.
c.       Setelah kemasan AVAIL dibuka, kemasan harus selalu ditutup rapat dan simpan didalam kantong plastik /toples kedap udara, agar kandungan herbalnya tidak menguap.
Sumber: purple file AVAIL
Terimakasih J

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS