Container Icon

Internet


SITASI
Kegiatan sitir menyitir sudah lahir sejak lahirnya ilmu pengetahuan dan berkembangnya karya-karya ilmiah. Bahwa sitasi adalah daftar pustaka dari sejumlah dokumen yang dirujuk dan setiap daftar pustaka dokumen tersebut dimuat dalam bibliografi dokumen yang mengutip. Oleh karenanya analisis sitasi dianggap sebagai salah satu cabang bibliometrika dan informasi yang besar yang disebut citation studies. Kegiatan kutip mengutip sudah lahir sejak awal kelahiran ilmu pengetahuan dan perpustakaan-perpustakaan ilmiah. Penerapan sitasi kehidupan ilmuwan dan pustakawan selalu bergelimang kutipan. Bahwa analisis sitiran merupakan salah satu jenis evaluasi perpustakaan yang digunakan oleh pustakawan di luar negeri untuk membantu pemeliharaan koleksi. Maka dari itu sebuah analisis siitasi diperlukan ketekunan dan ketelitian agar diperoleh hasil yang akurat.
Pengertian
Kata sitiran merupakan terjemahan langsung dari kata citation dalam bahasa inggris. Sitiran/sitasi adalah menunjukkan asal-usul atau sumber suatu kutipan, mengutip pernyataan atau menyalin/mengulang pernyataan seseorang dan mencantumkannya di dalam suatu karya tulis yang dibuat, namun tetap mengindikasikan bahwa kutipan tersebut itu adalah pernyataan orang lain.

Ada pendapat dari beberapa tokoh mengenai pengertian sitasi/ sitiran, diantaranya :
* ALA glossary of library and information science dalam hasugian (2005:5), Sitiran adalah suatu catatan yang merujuk pada suatu karya yang dikutip atau pada beberapa  sumber yang memiliki otoritas.
* Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:1078) menyataan bahwa, sitiran adalah menyebut atau menulis kembali kata – kata yang telah disebut (ditulis) orang lain. Referensi berarti rujukan atau petunjuk, sedangkan citation (sitiran) berarti kutipan.   
 * Menurut sulistyo-basuki dalam wibowo (2008:26), dalam kaitannya dengan sitiran dikenal 2 istilah yaitu referencing (perujukan) => Mengarahkan pada perujukan kekarya yang telah ada sebelumnya dan mengutip  pengarang sebelumnya. dan citation (sitasi/sitiran) => Mengarah pada karya yang diacu yang dilakukan pengarang sesudah karya yang diacu dterbitkan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komunikasi ilmiah dan merupakan ciri pertumbuhan pengetahuan.
Kesimpulan dari pendapat tokoh diatas bahwa yang dimaksud dengan sitiran/sitasi adalah daftar pustaka dari sejumlah dokumen yang dirujuk atau dikutip oleh sebuah dokumen dan setiap daftar pustaka dokumen tersebut dimuat dalam bibliografi dokumen yang mengutip. Sitiran bisa muncul dalam catatan kaki, catatan akhir, bibliografi ataupun daftar pustaka. Kadang-kadang citation dianggap sinonim dengan reference, tetapi bila kedua istilah tersebut diteliti dalam kamus bahasa ternyata makna istilah tersebut memiliki makna yang berbeda.
Teknik Penulisan Sitasi
Pada dasarnya ada 2 teknik penulisan sitasi:
1.     Catatan perut,
catatan perut ditulis langsung di dalam baris-baris naskah, yang berisi alamat rujukan singkat dari bahan yang diacu, yaitu: nama pengarang, tahun penerbitan, dan halaman. Untuk artikel jurnal, artikel media massa, atau makalah, tidak perlu dicantumkan nomor halaman.
Contoh:
berelson (1952:18) mendefinisikan analisis isi sebagai “teknik penelitian untuk mendeskripsikan secara obyektif, sistematik dan kuatitatif isi komunikasi yang tampak,”.
S
edangkan para ahli yang lain menyatakan, analisis isi adalah sebuah teknik penelitian untuk membuat inferensi-inferensi dengan mengidentifikasi secara sistematik dan obyektif terhadap karakteristik-karakteristik khusus pada sebuah teks (stone et al., 1966:5).
2.    Catatan kaki (footnotes) atau catatan akhir (endnotes)
Footnotes dan endnotes ditulis terpisah dari baris-baris naskah. Catatan Kaki (Footnotes), diletakkan di bagian bawah halaman, dipisahkan dari naskah utama menggunakan garis. Informasi referensi yang dituliskan di dalam catatan kaki adalah: nama pengarang (tidak dibalik susunannya) , judul, penerbit, kota, tahun, dan halaman. Untuk sumber berupa makalah atau artikel jurnal/media massa, tidak perlu menuliskan nomor halamannya.
Contoh:
Berelson mendefinisikan analisis ini sebagai “teknik penelitian untuk mendeskripsikan secara objektif, sistematis dan kuantitatif ini komunikasi yang tampak”1
_______________
1.
Benard Berelson, Content Analysis in Communications Research, Free Press, New York, 1952, hal. 18
Catatan akhir (endnotes) sama dengan teknik penulisan catatan kaki. Perbedaannya terletak pada penempatan catatan. Endnotes diletakkan terpisah di bagian akhir tulisan atau bab (chapter).
Contoh:
Berelson mendefinisikan analisis isi sebagai “teknik penelitian untuk mendeskripsikan secara obyektif, sistematik dan kuatitatif isi komunikasi yang tampak.”1

1. Benard Berelson, Content Analysis in Communications Research, Free Press, New York, 1952, hal. 18.
Fungsi dari sitasi
Fungsi dari sitasi diantaranya, sebagai berikut:
1. Memberikan penghormatan kepada pelopor bidang ilmu
2. Mengakui atau memuji hasil karya orang lain
3. Mengidentifikasi metodologi serta peralatan yang digunakan dalam menghasilkan karya  tersebut
4. Mengkoreksi pekerjaan sendiri dan mengkritik atau mengkoreksi hasil karya orang lain yang telah terbitan sebelumnya
5. Memperkuat klaim terhadap suatu penemuan
6. Kesiagaan terhadap penelitian berikutnya
7. Bukti keaslian data
8. Identifikasi penerbitan yang asli dimana suatu gagasan atau konsep telah dibahas.
9. Memberikan latar belakang bacaan
Jenis Dokumen Sebagai Sumber Sitiran
a.    Jurnal atau majalah ilmiah
Dalam perkembangannya, jurnal diartikan sebagai terbitan berkala yang pada umumnya berupa laporan penelitian terbaru serta tulisan-tulisan ilmiah yang lain, yang mana digunakan oleh mahasiswa pasca sarjana sebagai bahan penelitian yang wajib menggunakan jurnal. Di dalam jurnal terdapat informasi dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
b.    Karya ilmiah
Karya ilmiah atau tulisan ilmiah merupakan salah satu dokumen yang dapat disitir. Dan karya ilmiah ini biasanya merupakan hasil dari pengembangan karya dari seseorang yang mengembangkan  ilmu pengetahuan, teknologi dan ilmu lain yang diperolehnya. Tujuan dari karya ilmiah adalah agar gagasan karya ilmiah itu dapat dipelajari, lalu di dukung atau ditolak oleh pembaca.

c.    Buku
Buku merupakan salah satu jenis dokumen yang sangat umum digunakan sebagai rujukan/sitasi dalam suatu bahan makalah.
d.    Kamus
Kamus merupakan jenis dokumen umum, sangat banyak disitir, karena jenisnya yang bersifat menyeluruh, atau dapat di pakai oleh segala jenis bidang ilmu, kecuali kamus-kamus yang bersifat khusus atau subjek.
e.    Surat kabar atau koran
Surat kabar merupakan terbitan berkala yang kebanyakan diterbitkan harian, isinya tidak dibatasi pada satu subjek tertentu dan berisikan informasi atau berita mutakhir. Tujuan diterbitkannya surat kabar adalah untuk menyebarluaskan berita secara cepat dan tepat, oleh karena itu surat kabar diterbitkan secara harian.
f.    Sumber Internet
Kebanyakan sitiran digunakan bersumber dari internet yang menyajikan informasi bermanfaat dan mendukung penulisan karya ilmiah. Hal ini disebabkan karena akses informasi melalui internet dapat dilakukan dengan mudah dan cepat tanpa dibatasi ruang dan waktu. Selain itu, internet menyajikan beragam jenis informasi mulai dan yang bersifat ilmiah maupun non ilmiah. Terkadang sitiran yang bersumber dari intemet tidak mudah di identifikasikan, apakah tergolong jenis jurnal, majalah dan sebagainya. Dalam hal ini sumber internet bukanlah termasuk dalam jenis dokumen, namun merupakan suatu media untuk mengakses informasi. Dan perlu diketahui, bahwa sumber internet itu tidak semuanya bisa digunakan sebagai rujukan misalnya pada wikipwdia, bahwa sumber itu tidak valid, karena sumber itu bisa diedit atau disunting. Maka dari itu sebelum mengambil sumber dari rujukan internet terlebih dahulu harus diperhatikan apakah data it valid atau tidak.
Kinerja sitasi dan ukuran pemanfaatan (citation performance and usage measure).
Secara awam kita dapat menyimpulkan bahwa frekuensi sebuah dokumen dikutip dapat dianggap sebagai ukuran dari dampak dan pegaruh dokumenter sebut. Premis ini dapat diperluas untuk kumpulan (agregat) dokumen, misalnya untuk karya-karya seorang penulis atau untuk sebuah jurnal tertentu. Daftar indeks sitasi yang diproduksi ISI selalu menggunakan pengukuran ini, yang disebut sebagai impact factor yang menetakan besaran dampak sebuah jurnal tertentu di tahun tertentu, yang merupakan jumlah sitasi di tahun itu ke artikel di jurnal yang bersangkutan pada periode dua tahun sebelumnya, dibagi jumlah total artikel yang muncul di jurnal itu dalam dua tahun.
Penerapan Sitasi Pada Perustakaan
Penerapan sitasi dalam kehidupan ilmuwan dan pustakawan selalu bergelimang kutipan. Sejak awal kelahiran ilmu pengetahuan dan perpustakaan-perpustakaan ilmiah, kegiatan kutip mengutip sudah lahir. Maka tidaklah mengherankan kalau analisis sitasi dianggap cabang bibliometika dan informetrika yang paling besar, serta dinamakan juga citation studies. Bahwa antara sitasi dengan perpustakaan itu tidak dapat dipisahkan, Maka dari itu dibutuhkanlah sebuah sitasi/sitiran untuk mengetahui sumber yang sebenarnya diperoleh. Dan penerapan analisis sitiran ini dapat membantu dalam kebijakan pengembangan koleksi agar bahan pustaka yang diadakan oleh perpustakaan sesuai dengan kebutuhan pengguana sehingga akan optimal dalam penggunaanya. Dan dengan adanya penerapan sitasi ini dana sedikit terbatas untuk pengadaan bahan pustaka yang digunakan  secara efektif dan efisien
Alamat Sitasi pada Teknologi Informasi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Internet


Basis Data
Basis data berasal dari kata basis dan data. Basis yang berarti markas / gudang tempat bersarang atau berkumpul. Sedangkan data merupakan informasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek, yang direkam baik dalam bentuk angaka, huruf, teks, gambar atau suara. Jadi basis data adalah sekumpulan data yang saling berelasi. Himpunan kelompok data atau arsip yang saling berhubungan, yang diorganisasi sedemikian rupa, sehingga dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat. Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama tanpa adanya pengulangan data. Kumpulan file yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpan elektronik
Perkembangan basis data
Sejak tahun 1960-an penggunaan basis data sudah digunakan untuk bidang komersial, dimana pemrosesan file-nya masih berbasis manajemen file tradisional. Perkembangan komputer yang semakin pesat diikuti dengan perkembangan perangkat lunak untuk aplikasi bisnis, sejak tahun 1970-an sampai awal tahun 1980 manajemen berbasis file tradisional berkembang menjadi manajemen basis data. Manajemen ini memungkinkan banyak user untuk mengakses data secara bersamaan sehingga fasilitas yang dimiliki oleh manajemen sudah semakin banyak yaitu fasilitas pemanipulasian data, kontrol konkurensi data, recovery data, keamanan data dan didukung dengan fasilitas komunikasi data karena manajemen ini sudah terhubung dengan suatu jaringan .
Basis Data on line
Basis data on line adalah kumpulan data yang saling berhubungan. Hubungan antar data dapat ditunjukan dengan adanya field/kolom kunci dari tiap file/tabel yang ada. Dalam satu file atau table terdapat record-record yang sejenis, sama besar, sama bentuk, yang merupakan satu kumpulan entitas yang seragam.
Tujuan
Basis data memiliki beberapa tujuan, diantaranya membuat pengguna lebih mudah dalam memperoleh data. Menyediakan tempat penyimpanan data yang relevan. Jika terjadi kelebihan data sesegera mungkin dapat dihapus. Data base ini berbentuk soft, sehingga melindungi data dari kerusakan fisik dan memungkinkan perkembangan lebih lanjut di dalam sistem database.
Manfaat
a. Sebagai komponen utama atau penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
b. Menentukan kualitas informasi yaitu cepat, akurat, dan relevan, sehingga infromasi yang disajikan tidak basi. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya.
c. Mengatasi kerangkapan data (redundancy data).
d. Mengatasi kesulitan dalam mengakses data.
e. Menyusun format yang standar dari sebuah data.
f. Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user). Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersama oleh banyak pengguna (multiuser).
Contoh basis data online
Basis data Jurnal elektronik atau sering di sebut dengan e-journal. E- jurnal yaitu jurnal yang dikemas dalam bentuk file elektronik dalam penelusuran informasi menggunakan jaringan internet. Ataupun Jurnal elektronik adalah terbitan serial seperti bentuk tercetak tetapi dalam bentuk elektronik. Biasanya terdiri dari tiga format , yaitu text, text dan grafik, serta full image (dalam bentuk pdf).
Kelebihan database online jurnal elektronik
Adapun kelebihan dari database online yaitu cepat, artikel dapat segera diletakkan di Web tanpa menunggu waktu yang lama. Memiliki sistem penelusuran yang mudah, sehingga sangat berpengaruh terhadap berkurangnya duplikasi penelitian karena para peneliti cepat mengetahui penelitian yang sudah dikerjakan sebelumnya. Bersifat interaktif, memiliki aksesabilitas yang tinggi dimana salah  satunya diakses melalui internet. Memiliki sifat multiple access yang berarti beberapa orang dapat mengakses artikel yang sama pada waktu yang sama pada waktu yang bersamaan.
Kelemahan
Kelemahan dari database jurnal elektronik ini yaitu pengguna kesulitan membaca layar komputer. Kesulitan ini muncul karena pada saat mengakses jurnal secara bersamaan, banyak yang lagi mengakses jurnal dalam database yang sama juga. Cara ini berpengaruh juga pada proses download dari hasil akhirnya. Sitasi yang mudah rusak, perubahan URL menjadikan akses jurnal menjadi terganggu. Tampilan teks sering tidak memasukkan indeks dan abstrak, pada umumnya artikel yang terdapat pada jurnal elektronik menyediakan keduanya, tetapi ada juga yang tidak  saja melengkapi salah satunya. Dan terkadang dalam jurnal elektronik hanya terdapat katalog jurnalnya saja, dan ada juga yang tidak bisa di dwonload.

ALAMAT WEBSITE
Adapun bisa menggunakan alamat website perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dimana perpustakaan UIN Suka juga menyediakan layanan jurnal elektronik, dengan alamat www.lib.uin-suka.ac.id

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Internet

Search Engine
Mesin pencari (search engine) adalah program komputer  yang dirancang untuk melakukan pencarian berkas-berkas yang tersimpan dalam layanan www, publikasi milis, ataupun news group dalam sebuah ataupun sejumlah komputer  dalam suatu jaringan. Hasil pencarian umumnya ditampilkan dalam bentuk daftar yang seringkali diurutkan menurut tingkat akurasi ataupun rasio pengunjung atas suatu berkas yang disebut sebagai hits. Informasi yang menjadi target pencarian bisa terdapat dalam berbagai macam jenis berkas seperti halaman situs web, gambar, ataupun jenis-jenis berkas lainnya.
Macam-macam Search Engine
  1. Yahoo! (www.yahoo.com)
Halaman utamanya sendiri tidak terlalu ramah untuk pencarian, tetapi Yahoo! menyediakan search.yahoo.com untuk itu. Yahoo! menggunakan jasa Google untuk mencari informasi di web, ditambah dengan informasi dari databasenya sendiri. Selain web Yahoo! juga menyediakan pencarian gambar, video dan berita.
Kelebihan dari Yahoo
1. cara surat menyurat modern untuk membuat orang menjadi lebih maju
,
2. salah satu web yang menyediakan layanan fasilitas gratis
,
3. bila di refresh cepat
,
4. banyak fasilitas yang disediakan, seperti: Yahoo! Mail, Yahoo! OMG dan lain
-lain,
5. sudah ada di banyak Negara
.

Kekurangan Yahoo!
1. Satu id yahoo hanya untuk yahoo, tak bisa untuk produk windows, seperti IM dan msn
,
2. Teralu mudah untuk membuat id, sehingga kadang-kadang disalah gunakan
,
3. Fitur YM masih sangat kalah jauh dengan IM keluaran windows
,
4.
Sigh in untuk YM mashi sangatlah simple, tak seperti IM yang ada cukup banyak
2.  Google (www.google.com)
Google menyediakan fasilitas pencarian web, gambar, peta, berita, gmail. Dokumen, kalender, terjemahan dan lainnya.
Kelebihan:
Dengan menggunakan google mempermudah dan mempercepat pengguna dalam mencari dan mengakses informasi yang diinginkan. lebih canggih dengan fitur yang dimilikinya, tampilan yang dimiliki oleh google juga sederhana. Google merupakan satu-satunya mesin pencari yang memilki cach. Dengan adanya cache ini, si pencari dapat menghemat waktu pencarian, karena hasil pencarian yang akan ditampilkan. Google dapat mencari segala informasi seperti gambar, berita artikel, hiburan dll.
Kekurangan:
Dengan kelebihan yang dimilikinya, ternyata mesin pencari ini jadi bidikan para spamer untuk menampilkan iklan-iklan yang tidak diperlukan. Mereka memanfaatkan setiap celah yang ada pada sistem algoritma Google untuk memaksa iklan mereka tampil pada halaman terdepan. Maka, pencarian pun terasa tergangggu.
3.  MSN (www.msn.com)
Mesin pencari dari Microsoft Network ini menawarkan pencarian baik dengan kata kunci maupun dari direktori. Pemakai Internet Explorer kemungkinan besar sudah pernah menggunakan mesin pencari ini. Situs Searchenginewatch mencatat MSN sebagai mesin pencari ketiga populer setelah Google dan Yahoo!Menyediakan pencarian web, peta, gambar, video, berita dan belanja. 
Kelebihan:
Dengan menggunakan MSN pengguna mampu mencari video, musik, gambar, dan beragam format file.
Kekurangan:
Dalam pencarian informasi dibutuhkan waktu yang lama sampai hasil ditampilkan di halaman MSN.
Pengguna juga  sulit membedakan antara iklan dan bukan iklan pada halaman pencariannya.
Selain itu juga tampilan iklan hanya dibedakan dari hasil asli melalui sebuah titik di depannya.
4.  Altheweb (www.altheweb.com)
Keunggulan Altheweb adalah pencarian file pada FTP Server. Tidak seperti web, FTP adalah teknologi internet yang ditujukan untuk menyimpan dan mendistribusikan file, biasanya program, audio atau video. Web sebenarnya lebih ditujukan untuk teks. Sejauh ini, hanya AllTheWeb yang menyediakan jasa pencarian file.  
Kelebihan:
1. Kemudahan dalam mencari.
2. Tampilan yang sederhana seperti Google.
3. Alltheweb langsung menyediakan fungsi untuk pencarian berita, musik, gambar, dan video.
4. Menu bantuan terlihat jelas, dan di dalamnya tersedia sejumlah opsi bantuan yang banyak, sehingga sekali lagi kemudahan tampak bagi si pengguna.
Kekurangan:
1. Pencarian yang lama dibandingkan dengan mesin pencari lainnya.
2. Halaman pencarian hanya dibatasi dengan sebuah garis sehingga membingungkan si pengguna.
3. Pada link-link yang tidak berguna terkadang masih terlihat dalam beberapa hari, sehingga terlihat kurang aktual. Hal ini menunjukan tidak cepatnya Allltheweb melakukan update.
5.  Altavista (www.altavista.com)
Satu saat, AltaVista pernah menjadi mesin pencari terbesar. Saat ini, selain Alltheweb, Altavista juga menawarkan pencarian audio dan video. Keunggulan AltaVista adalah pilihan pencarian yang paling lengkap di antara semua mesin pencari.
Kelebihan:
1. keunggulan dalam hal pencarian halaman web, video, gambar, MP3, dan file audio lainnya. Dalam pencarian berita pun Altavista mampu mencari berita teraktual.
2. Altavista mampu menetapkan berapa umur maksimal yang akan ditampilkan.
Kekurangan:
Dalam hal pencarian data yang kurang bagus. Sering kali mesin pencari ini menampilkan hasil yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan tema yang dicari.
 Advance search:
1. masuk ke
halaman altavista.com
2. ada beberapa pilihan.
6.  Lycos (www.lycos.com)
Salah satu mesin pencari tertua. Saat ini Lycos lebih dikenal sebagai portal, sehingga fungsi pencarinya tidak terlalu menonjol. Lycos, selain mendukung pencarian web, juga menyediakan pencarian file MP3, dan video pada http://multimedia.lycos.com. 
Kelebihan:
1. Lycos mampu mencari data dengan cepat dan ini merupakan kelebihannya.
2. Dalam hal pencarian cepat.
3. Lycos menyediakan fungsi “Fun Search” yang lebih diperuntukkan bagi kalangan remaja. Ini sangat membantu bagi kalangan yang membutuhkan gosip dan lagu terbaru dari para selebritis pujaan.
4. Lycos juga menampilkan 50 pencarian terbesar di halaman depannya.
Kekurangan:
Untuk mencari berita-berita aktualnya, pengguna harus masuk ke bagian site map karena berita-berita tersebut tidak ditampilkan di halaman depan. Selain itu sering tidak spesifik karena datanya kebanyakan masih mengambil data dari mesin pencari Alltheweb yang tergolong paling lamban dalam pencarian data.
7.   Bing (www.bing.com)
Bing adalah suatu search engine buatan Microsoft yang bisa digunakan untuk mencari informasi, baik gambar maupun sebuah situs web.
Kelebihan:
Ada beberapa istilah yang terdapat pada search engine, istilah tersebut antara lain yaitu, Decision Engine menjadikan hasil pencarian menjadi lebih detail dan terperinci. Bing travel, dapat mendapatkan informasi secara rinci yang berkaitan dengan travel. Bing Map, dapat menampilkan informasi tentang kota, seperti jalan, bahkan seseorang yang ada di situ. Auto-Suggest, dapat menawarkan alternatif pencarian. Instant Answers, dapat menampilkan hasil pencarian yang tepat. Best Match, dapat menampilkan link dan informasi berdasarkan pencarian. Related Searches, dapat menampilkan informasi yang lebih mendalam dan mempunyai relasi dengan apa yang dicari. Deep Links, dapat langsung mengarahkan akses langsung pada situs yang dituju. Quick View, dapat menampilkan ringkasan suatu situs jika didekatkan pada kursor. Smart Video Preview, dapat menampilkan video selama 30 detik agar lebih efisien. Infinite Scroll dapat menampilkan gambar dengan cara yang lebih cepat karena tidak perlu membuka halaman baru.
Kekurangan:
  Tidak adanya geo targeted, sehingga pencariannya masih kurang relevan, atau sesuai.
  Tidak adanya page rank, sehingga kurang efisien.
8.  ASK (www.ask.com)
Kelebihan Search Engine Ask :
Kelebihan dari ASK adalah ASK akan mencari situs penyedia jawaban untuk pertanyaan yang diberikan. Lebih canggih dan akan menampilkan lebih banyak informasi pada halaman pertama hasil pencarian ketimbang Google dan Yahoo!. Selain itu background dari mesin pencari Ask.com ini bisa diganti-ganti.
Kekurangan:
1. Databasenya kecil,
2. Fitur kurang lengkap,
3. Dari segi tampilan di tinjau biasa saja karena lebih diandalkan dalam pencarian kata4. Pencarian  kata tidak ada filtering sehingga data yang tidak dicari semua diambil,
5. Tidak adanya pengelompokkan data khususnya dalam pembukaan gambar.







 www.altheweb.comwww.altavista.comwww.lycos.comwww.bing.comwww.ask.comwww.altavista.comwww.altavista.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Internet


e- book
Sejarah E_Book
Sejarah publikasi digital dimulai pada tahun 1971 ketika Michael Hart mencoba menyimpan salah satu kopian dari deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat dalam komputer mainframe yang ia miliki.  Kemudian berkembang menjadi Proyek Gutenberg, sebuah proyek besar untuk mengumpulkan sejumlah besar buku dalam format digital.  Kini, Proyek Gutenberg telah memuat lebih dari 20.000 tulisan lepas dan 100.000 buku (www.gutenberg.org).
Pengertian E_Book
E_book merupakan singkatan dari elektronik book, atau biasa kita kenal dengan buku elektronik. E-book adalah sebuah versi elektronik dari sebuah buku tercetak yang dapat dibaca pada sebuah personal komputer atau alat lain yang didesain khusus untuk membaca e-book (Danang, 2009). Buku elektronik adalah buku cetak yang di ubah bentuk menjadi elektronik untuk dibaca di layar monitor (Putu Laxman Pendit, 2008).
Format E_Book
Ø  Teks Polos
Teks polos adalah format paling sederhana yang dapat dilihat hampir dalam setiap piranti lunak menggunakan komputer personal.
Ø  PDF
Format pdf memberikan kelebihan dalam hal format yang siap untuk dicetak. Bentuknya mirip dengan bentuk buku sebenarnya. Selain itu terdapat pula fitur pencarian, daftar isi, memuat gambar, pranala luar dan juga multimedia.
Ø  JPEG
Seperti halnya format gambar lainnya, format jpeg memliki ukuran yang besar dibandingkan informasi teks yang dikandungnya, oleh karena itu format ini umumnya populer bukan untuk buku elektronik yang memilki banyak teks akan tetapi untuk jenis buku yang banyak terdapat gambar.
Ø  LIT
Format LIT merupakan format dari Microsoft Reader yang memungkinkan teks dalam buku elektronik disesuaikan dengan lebar layar divais mobil yang digunakan untuk mebacanya. Format ini memiliki kelebihan bentuk huruf yang nyaman untuk dibaca.
Ø  HTML
Dalam format HTML ini gambar dan teks dapat diakomodasi. Layout tulisan dan gambar dapat diatur, akan tetapi hasil dalam layar kadang tidak sesuai apabila dicetak.
Ø  Form Open Electronic Book Package
Format ini dikenal pula sebagai OPF FlipBook. OPF adalah suatu format buku elektronik yang berbasis pada XML (Extensible Markup Language) yang dibuat oleh sistem buku elektronik. Buku elektronik dalam format ini dikenal saat FlipBooks sebagai piranti lunak penyaji menampilkan buku dalam format 3D yang bisa dibuka-buka (flipping).
Kelebihan dan kelemahan dari E_Book
KELEBIHAN
Ø  Buku digital jauh lebih praktis dan ringan jika dibandingkan dengan buku tradisional.
Ø  E-book dapat disimpan dalam waktu yang lama dengan sedikit kemungkinan mengalami kerusakan.
Ø  E-book dapat didistribusikan dengan cepat dan mudah, dengan memanfaatkan jaringan internet.
Ø  Format E-book kini dapat dibaca dengan mudah, dengan munculnya berbagai piranti portabel yang khusus dibuat untuk mempermudah proses membaca (E-book reader).
Ø  Keberadaan E-book akan mengurangi biaya dan sumber daya yang dibutuhkan untuk membuat buku tradisional, seperti kertas dan tinta.
Ø  E-book cenderung lebih murah jika dibandingkan dengan buku tradisional.
Ø  Dapat dikomersilkan dan lebih murah.
KEKURANGAN
Ø  Ketergantungan akan sumberdaya listrik .
Ø  Piranti  pembaca yang masih mahal dan dapat rusak.
Ø  Rentannya dokumen-dokumen E-book terhadap aktivitas yang dilakukan pembaca.
Ø  Banyaknya program yang harus diingat, mengingat format yang ada semakin bertambah.
Ø  Masalah hak cipta. 
Situs Penyedia E_Book

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS